Kejutan Tak Terduga! Mentan Amran Hadiahkan 'Combine Harvester' untuk Wisudawan Yatim Piatu UNESA
SURABAYA – Momen wisuda di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Rabu (12/8/2026) berubah menjadi penuh haru dan kebanggaan. Pasalnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan sebuah kejutan luar biasa kepada Hasan, seorang wisudawan yatim piatu.
Alih-alih sekadar ucapan selamat atau buket bunga, Hasan justru mendapatkan hadiah berupa Combine Harvester (mesin panen padi raksasa) langsung dari sang Menteri!
Pemberian mesin pertanian canggih ini bukanlah tanpa alasan. Langkah inovatif ini adalah wujud komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mencetak lebih banyak pengusaha muda (agropreneur) yang siap memajukan sektor pertanian modern di Indonesia.
Bukan Hadiah Biasa, Melainkan Modal Jadi Pengusaha
Di hadapan ribuan wisudawan yang memadati Graha UNESA, Mentan Amran menegaskan bahwa combine harvester ini adalah bentuk kepercayaan negara kepada Hasan. Ia berharap mesin tersebut bisa menjadi pijakan awal bagi Hasan untuk mandiri secara ekonomi.
“Saya ingin Hasan jadi pengusaha. Alat ini jangan dijual! Jadikan modal usaha, dipakai untuk membantu petani dan menghasilkan pendapatan,” tegas Mentan Amran.
Lebih lanjut, Mentan Amran juga memberikan tantangan kepada Hasan untuk berani turun tangan langsung. “Ini alat besar. Belajar bawa sendiri. Kamu harus bisa mengelola alat ini dan menjadi pengusaha," tambahnya.
Pertanian Modern: Ladang Cuan bagi Generasi Milenial
Banyak anak muda masih menganggap profesi di bidang pertanian identik dengan pekerjaan tradisional yang menguras keringat. Mentan Amran menepis tuntas stigma tersebut. Lewat modernisasi dan mekanisasi, sektor pertanian kini membuka peluang bisnis yang sangat menjanjikan untuk anak muda, salah satunya lewat Usaha Jasa Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian).
Dengan mesin combine harvester ini, Hasan bisa membuka jasa panen padi bagi para petani di daerahnya. Praktik ini memberikan win-win solution:
Bagi Hasan: Menjadi mesin ekonomi yang terus mencetak pendapatan passive/active income.
Bagi Petani: Mempercepat proses panen, mengurangi potensi gagal panen, dan menekan biaya produksi.
Ubah Mindset: Dari Pencari Kerja Menjadi Pencipta Lapangan Kerja
Kisah Hasan membuktikan bahwa anak muda dari latar belakang sesederhana apa pun, termasuk anak yatim piatu, memiliki kesempatan yang sama untuk sukses jika diberikan akses teknologi, kepercayaan, dan pendampingan yang tepat.
Di akhir kunjungannya, Mentan Amran menitipkan sebuah pesan berharga yang bisa menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda Indonesia:
"Ini modal untuk masa depan kamu. Hasilnya disimpan, ditabung, dan dikembangkan. Anak muda jangan hanya berpikir mencari pekerjaan. Jadilah pencipta lapangan pekerjaan!" Mentan Andi Amran Sulaiman.
